Penelitian

Prinsip Penyelenggaraan

1.  Menyelenggarakan penelitian yang dikelola dan dilaksanakan secara professional di departemen atau laboratorium.

2. Memfasilitasi, memberdayakan, dan meningkatkan kemampuan departemen atau Laboratorium sehingga tercipta kondisi lingkungan  yang sesuai  untuk  penelitian.

3. Melaksanakan kegiatan penelitian dan pengembangan IPTEK termasuk kekayaan bangsa yang bersifat spesifik lokal, yang hasilnya dimanfaatkan secara terintegrasi dalam seti kegiatan pendidikan dan pengabdian masyarakat.

4. Mengembangkan penelitian untuk kemajuan ilmu pengetahuan, perolehan hak paten, pengembangan industri, dan pengembangan hasil karya yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara bebas.

5.  Menyebarluaskan invensi dan/atau hasil penelitian agar lebih berkembang dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

6. Memberikan keleluasaan bagi dosen/peneliti untuk memilih topik dan cara peneliti memperoleh sumber pendanaan penelitian, dan menentukan media publikasi hasil penelitian.

7.  Memfasilitasi terjadinya interaksi dosen/peneliti dari berbagai disiplin ilmu dalam melakukan penelitian.

8. Mendorong dosen/peneliti untuk bersungguh-sungguh melakukan penelitian dalam rangka mencapai standar professional yang tinggi.

9.  Memastikan dosen/peneliti menjunjung tinggi kode etik penelitian.

 

Tanggung Jawab Pelaksana Penelitian

1. Laboratorium bertanggungjawab untuk mengkondisikan lingkungan kerja yang mendukung kelancaran pelaksanaan penelitian.

2. Peneliti utama mendorong semua anggota peneliti mengembangkan kemampuan dan menciptakan suasana agar terjadi pertukaran pemikiran yang sehat dan terbuka.

3.  Peneliti harus melakukan diseminasi dan pemanfaatan hasil penelitian untuk peningkatan mutu kegiatan pembelajaran dan/atau pengembangan kerjasama dengan pihak yang relevan.

 

Etika Penelitian

1.  Peneliti wajib menerapkan standard praktek laboratorium yang baik.

2.  Setiap pendidik dan mahasiswa mematuhi etika peneliti dan melaksanakan pedoman pelaksanaan penelitian.

 

    

Penelitian dengan tema kimia kayu

 

Penggunaan Identitas Universitas dalam Hasil Penelitian

1. Pendidik harus mencantumkan identitas fakultas dalam mendiseminasikan setiap hasil penelitiannya yang mengatasnamakan fakultas dan universitas.

2. Pencantuman identitas Fakultas oleh pihak lain untuk tujuan komersialisasi hasil penelitian harus mendapat persetujuan Pimpinan Fakultas dan Universitas.

 

Publikasi

1. Semua penelitian yang dilaksanakan di fakultas atau menggunakan fasilitas/asset fakultas, atau melibatkan pendidik/peneliti Fakultas maka hasil-hasilnya perlu dipublikasikan.

2.  Fakultas mendorong, memberdayakan, dan memfasilitasi peneliti antuk mempublikasikan hasil penelitian dalam jurnal internasional maupun nasional yang terakreditasi.

3. Apabila sponsor atau penyandang dana penelitian menyediakan informasi dan atau hasil peneliti yang dinyatakan 'bersifat rahasia' maka fakultas dan peneliti harus menjaga kerahasiaannya dalam karya publikasi.

4.  Pengakuan atas dukungan dana oleh sponsor harus dituliskan pada setiap publikasi terkait kecuali jika sponsor tidak meminta hal tersebut dituliskan.

5. Sponsor peneliti bisa mengajukan permohonan untuk menunda publikasi hasil penelitian setelah laporan akhir diserahkan apabila dimaksudkan untuk melindungi hak komersial yang timbul dari hasil penelitian.

6. Apabila akan mempublikasikan hasil penelitian, maka sponsor wajib mencantumkan nama Fakultas dan nama pendidik/peneliti yang bersangkutan, dan isi publikasi harus sepengetahuan dosen/peneliti.

7.  Peneliti harus memperhatian standard mutu penelitin yang dipublikasikan atau ditetapkan oleh asosiasi profesi maupun lembaga lain yang relevan.

 

Diseminasi penelitian dalam bentuk seminar profesi tahunan Masyarakat Peneliti Kayu Indonesia (MAPEKI)