Program Pendidikan

Mahasiswa jenjang S1 menempuh beban studi minimal 144 sks dan maksimal 148 SKS untuk mencapai program Sarjana, meliputi mata kuliah wajib semua minat studi (103 sks), mata kuliah wajib minat THH (17 sks), dan mata kuliah pilihan (24-28 sks), dimana mahasiswa dapat mengambil maksimal 4 SKS di luar mata kuliah pilihan minat THH.

Mahasiswa jenjang S2 harus menempuh beban wajib sebanyak 17 sks terdiri atas 2 mata kuliah (4 sks), problema khusus (2 sks), seminar (1 sks) dan tesis (10 sks).  Beban studi selebihnya diatur sesuai dengan kelompok minat dan minat khusus atau konsentrasi. Mahasiswa jenjang S3 harus menempuh beban wajib sebanyak 35 sks, terdiri atas 2 mata kuliah (4 sks), problema khusus (2 sks), seminar (1 sks) dan disertasi 28 sks.

 

       

Kuliah di kelas                                                          Praktikum anatomi kayu

 

Kuliah dilaksanakan secara tatap muka sebanyak 16 minggu dalam satu semeter.  Untuk bobot kuliah 1 sks, kuliah dilaksanakan satu jam kuliah seminggu dengan lama waktu setiap jam kuliah 50 menit. Untuk matakuliah dengan bobot 2 sks, kuliah dilaksanakan 2 jam kuliah atau 2x50 menit setiap minggu, dan untuk matakuliah dengan bobot 3 sks, kuliah dilaksanakan 3jam kuliah atau 3x50 menit setiap minggu. Di antara matakuliah yang ditawarkan ada yang memerlukan matakuliah prasyarat yang harus diambil pada waktu sebelumnya atau dapat diambil bersamaan.

Praktikum yaitu kegiatan di laboratorium atau lapangan yang setara dengan beban 1 sks dan harus dikerjakan sendiri oleh mahasiswa. Kegiatan praktikum dipimpin oleh Asisten di bawah bimbingan Dosen Pengampu matakuliah yang bersangkutan. Dalam pelaksanaannya, asisten dapat dibantu oleh beberapa Ko-Asisten (Ko-As). Mahasiswa harus mengikuti  seluruh acara praktium. Setelah semua acara praktikum diselesaikan, mahasiswa diharuskan mempertanggungjawabkan hasilnya melalui kegiatan responsi.

 

                           

    Kuliah dari praktisi perkayuan, Bp. Jajag Suryoputro (PT Jawa Furni Lestari)